Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

NU Tarakan Peduli Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

caracari.info Oktober 11, 2018


NU Peduli Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala,
LAZISNU Kirimkan Sejumlah Bantuan

TARAKAN - Musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Palu-Donggala Provinsi Sulawesi Tengah pada 28 September lalu, menyita perhatian dari seluruh penjuru, baik dalam negeri maupun luar negeri. Perhatian yang diberikan dalam bentuk bantuan baik moril maupun materil. Keprihatinan yang sama pun turut dirasakan segenap Masyarakat Kota Tarakan, melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) berhasil menghimpun sejumlah dana dan juga logistik sumbangan warga Nahdliyin dan juga masyarakat Tarakan yang kemudian dikirim ke Palu dengan Kapal Motor (KM) Lambelu melalui Pelabuhan Malundung Tarakan pada Selasa (9/10) dini hari.
Senin (8/10), Sekira pukul 23.00 Rombongan PCNU Tarakan yang dikawal Barisan Ansor Serbaguna (Banser) beriringan menghantarkan 350 koli logistik yang dimuat oleh dua truk Satuan Polisi Pamong Praja, setibanya di Pelabuhan Malundung Barang langsung diserah terimakan kepada Kepala PT Pelni Hoirul Rijal oleh Ketua LAZISNU Drs. H. Sutiyono, yang disaksikan oleh Ketua PCNU kota Tarakan Ust. Abdus Samad LC, MA dan segenap rombongan.
Kepada Media ini, Sutiyono menyampaikan bahwa bantuan yang dikirimkan tersebut berupa 350 koli logistik seperti makanan cepat saji, beras, air mineral, alat sholat, selimut, baju dewasa, perlengkapan bayi dan lain sebagainya. Tak hanya itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa uang tunai senilai 40 juta rupiah lebih yg akan kami kirim dalam waktu dekat ini melalui PB Lazisnu pusat  
“Bantuan kami himpun dalam waktu tiga hari, tak hanya dari Warga Nahdliyyin saja tetapi kami  menerima dari Masyarakat Tarakan pada umumnya yang ingin turut menyumbang. Menghimpun dananya sendiri LAZISNU mengedarkan surat kemasjid-masjid selain itu juga kami pasang spanduk dan membuka posko penerimaan bantuan,” tutur Sutiyono.
Sutiyono menjelaskan, barang-barang tersebut sesampainya di Palu akan dijemput oleh Pengurus Wilayah (PWNU) Sulawesi Tengah di pelabuhan, dan setelah itu akan diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah untuk didistribusikan.  
Sampai kini, walaupun sejumlah bantuan telah dikirim, Sutiyono menyampaikan bahwa bantuan masih terus berdatangan dari berbagai pihak. Dan juga masih membuka penerimaan jika masih ada warga yang ingin memberikan sumbangan, namun  sumbangan yang  kami himpun untuk beberapa Minggu kedepan yaitu berupa uang tunai.
Sementara itu, Ketua PCNU Tarakan Ust. Abdus Samad, LC. MA menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan berharap kondisi Masyarakat di lokasi kejadian cepat pulih dan kembali normal. Walaupun bangunan belum dapat direnovasi namun setidaknya mereka bisa mendapatkan makan serta pakaian yang layak.
“Alhamdulillah PCNU yang dimotori oleh LAZISNU dapat menhimpun dana guna berbagi kebahagiaan buat saudara-saudara di Sulawesi Tengah.  Mudahan-mudahan bisa membantu meringankan sedikit beban mereka,” tutur Abdus Samad.

Abdus Samad juga menyampaikan terimakasih kepada berbagai pihak yang turut terlibat seperti PCNU, MWC, Ansor, Banser, Muslimat  (Banom) NU, sekota Tarakan Satpol PP Kota Tarakan,  PT PELNI berkenan bekerjasama dalam pengiriman serta seluruh Masyarakat  kota Tarakan yang turut memberikan  sumbangsih berupa bantuan kepada korban gempa dan tsunami Palu-Donggala melalui gerakan NU CARE LAZISNU dan kami mengharap kepada masyarakat agar tidak henti hentinya untuk mengeluarkan  infak sedekah. Ia juga  mendoakan agar upaya tersebut dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa. (adv/dc)

Syair Hubbul Wathon Karya KH Abdul Wahab Chasbullah

caracari.info Februari 22, 2018
Capture Buku KH Abdul Wahab Chasbullah Hudup dan Perjuangannya.

Hai patriot bangsa, hai patriot bangsa
Cinta tanah air itu bagian dari iman
Cintailah tanah airmu, wahai patriot bangsa
Janganlah kalian menjadi bangsa terjajah
Sungguh kemuliaan itu hanya bisa dicapai dengan tindakan
Bukan hanya dengan kata-kata
Maka berbuatlah untuk menggapai cita-cita
Dan jangan cuma bicara
Duniamu bukan untuk menetap
Tapi cuma tempat untuk berlabuh
Maka berbuatlah sesuai yang Dia perintahkan
Jangan mau jadi sapi perahan
Kalian tak tahu siapa pemutar balik fakta
Kalian tak pikirkan apa yang telah berubah
Dimana perjalanan akan berakhir
Bagaimana peristiwa bisa berakhir
Atau mereka memberimu minum
Juga kepada ternakmu
Atau mereka melepaskanmu dari beban
Ataukah malah menenggelamkanmu dalam beban
Hai, pemilik pikiran yang jernih
Hai, pemilik hati yang lembut
Jadilah orang yang tinggi cita-cita
Jangan jadi ternak gembala

Dan jika Sahabat tertarik menjadikan nada sambung di nomor HP, memakai nada ini kirim SMS dengan format berikut:
TELKOMSEL: TBACS ke 1212
INDOSAT: SET (spasi)MARSSW1 ke 808
XL: 27900333 ke 1818

SMS Informasi Pertanahan 2409 Kota Tarakan

caracari.info Februari 20, 2018
BPN Kota Tarakan.
Layanan Informasi Mobile dalam bentuk Layanan SMS Informasi Pertanahan dengan kode akses "2409" merupakan salah satu bentuk inovasi layanan BPN untuk terus mencari bentuk-bentuk perbaikan mutu pelayanan.

Inovasi ini akan memudahkan masyarakat yang sedang berurusan dengan Kantor Pertanahan untuk mengetahui perkembangan urusannya tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan, begitu pula masyarakat dapat dengan mudahnya memperoleh informasi biaya layanan serta menyampaikan pengaduan tentang layanan pertanahan.

Masyarakat tidak perlu kehilangan waktu dan biaya yang banyak. Layanan ini dapat diakses dari manapun dan tersedia selama 24 jam. Layanan ini disajikan dengan biaya yang relatif murah, hanya Rp. 350 untuk setiap SMS, yang dibebankan langsung ke pulsa pengirim SMS dan berlaku sama untuk semua jenis penyedia layanan telekomunikasi.

Layanan ini pun menggunakan kode akses yang singkat yaitu "2409", merupakan penyatuan berbagai layanan SMS Pertanahan yang ada telah ada di masing-masing Kantor Pertanahan dengan nomor akses yang berbeda-beda. Angka "2409" merepresentasikan tanggal dan bulan lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) yakni 24 September 1960.

SMS Informasi Pertanahan "2409" merupakan wujud nyata dari BPN baru dengan semboyan pelayanan pertanahan yang cepat, murah, sederhana, pasti dan tidak KK.

Untuk memperoleh informasi melalui SMS "2409", cukup mengirimkan SMS ke nomor khusus 2409 dengan mengetikkan kata kunci sesuai dengan format yang disediakan maka informasi yang diinginkan akan segera diperoleh dengan mudah, cepat dan murah.

Kata kunci/prefix yang digunakan dalam layanan SMS Pertanahan ini antara lain:
No.Informasi Format Perintah Contoh
1. Informasi Berkas BERKAS(spasi)NOMOR BERKAS/TAHUN(spasi)KODE KANTOR-PIN BERKAS 1001/2013 2801-1234
2. Informasi Biaya
Biaya Pengukuran UKUR(spasi)KODE PROPINSI(spasi)LUAS TANAH UKUR 16 5000
Biaya Pemberian Hak PEMBERIAN(spasi)KODE PROPINSI(spasi)LUAS TANAH PEMBERIAN 16 1000
Biaya Konversi KONVERSI(spasi)KODE PROPINSI(spasi)LUAS TANAH KONVERSI 16 1000
Biaya Pengakuan Hak PENGAKUAN(spasi)KODE PROPINSI(spasi)LUAS TANAH PENGAKUAN 16 1000
Biaya Peralihan Hak PERALIHAN(spasi)LUAS TANAH(spasi)NILAI TANAH PERALIHAN 1000 1000000
3. Pengaduan PENGADUAN#NAMA#NOMOR TELEPON#ADUAN PENGADUAN#BUDIMAN#0811000000#ISI PENGADUAN SAYA
4. Informasi Kode Propinsi KODE(spasi)PROPINSI KODE PROPINSI

Kode Propinsi Kalimantan Timur 16. Sampai tahun 2018 ini BPN Kaltara masih bergabung dengan Propinsi Kaltim.

Papua Juga Indonesia

caracari.info Februari 09, 2017
Indonesia

Biaya meng"Indonesia"kan Papua berpuluh kali lipat dana untuk membangun Jawa. Dibutuhkan kerelaan premium bersubsidi dialihkan ke daerah terpencil yang 71 tahun lamanya belum "merdeka".

Jika di bagian barat Indonesia merasa kenaikan BBM bagi beberapa kalangan terasa berat belakangan ini, justru di Indonesia timur berpuluh tahun lamanya telah terlebih dulu kesulitan memperoleh BBM dengan harga berlipat sekalipun. Sehingga berimbas pada kebutuhan hidup lain.

Harga barang dan material bangunan di Papua cukup mahal sehingga berdampak pada ongkos kontruksi yang harus dibayar. Di Timika misalnya, ongkos konstruksi di wilayah ini bisa mencapai Rp 19 juta per meter persegi.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengungkapkan bahwa harga semen di Timika mencapai Rp 2,5 juta per sak. “Harga paku, dan kayu tiga kali lipat dibanding harga di daerah lain,” ungkapnya kepada Kompas, 16/02.

Tingginya harga material ini, kata Natalis, disebabkan oleh biaya angkut yang mahal dan juga stok terkadang tidak tersedia. “Harga bahan bakar minyak premium (BBM) Rp 60.000 per liter, dan solar Rp 50.000 per liter,” terangnya.

Indonesia Timur
Kendala tingginya ongkos konstruksi tidak hanya terjadi di Kabupaten Intan Jaya, juga hampir di sebagian besar kawasan Papua lainnya.

Menurut Direktur Utama PT Rajawali Papua Mandiri, Albert Tasidjawa, di Jayapura, Wamena, Timika, Merauke, dan terutama di pegunungan tengah, tingginya ongkos konstruksi sangat memberatkan kontraktor.

"Itu belum bicara social cost yang justru lebih mahal ketimbang ongkos konstruksinya sendiri. Misalnya saya mau bangun jembatan dan normalisasi sungai di Timika. Nilai proyek hanya Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar, tapi karena ada kendala non-teknis, biaya membengkak tiga kali lipat," tutur Albert.

Kendala non-teknis yang mendongkrak ongkos sosial lebih tinggi adalah  klaim tanah ulayat, dan juga mekansme sosial tradisional yang masih berlaku di Papua. Selain juga masalah sosial lainnya seperti keamanan.

"Oleh karena itu, kami berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan infrastruktur dasar jalan dan jembatan agar biaya transportasi dan angkut barang tidak melebihi nilai proyek. Selain jalan, pemerintah harus segera memikirkan untuk membangun rel kereta supaya lebih cepat dan efektif," harap Albert.

Semoga pemerataan pembangunan di Indonesia dapat dirasakan oleh seluruh rakyatnya. Makin baik dikelola oleh pembuat kebijakan negeri ini.

Motor Mewah Murah Cuma 11 Juta

caracari.info Februari 09, 2017


Body mewah
Vitur modern
Layaknya mobil, Anda tidak akan basah melintas di jalanan saat hujan turun. Begitu juga, ketika matahari terik, tidak akan kepanasan. Body City Car ini mirip mobil, ada atap, dinding, dan jendela. Kalau suhu lagi ekstrem, tinggal nyalakan AC. Dijamin bakal adem.

Di Pekanbaru, City Car ini didistribusikan oleh Metro Motor. Kepada VIVA.co.id, Idris selaku distributor mengatakan, City Car merupakan produksi Jepang. Unitnya langsung didatangkan dari Jepang.

"Unit yang ready ini untuk promosi. Kalau saya pajang di jalan, bakal banyak yang beli. Kita sekarang promosi dahulu. Tetapi, kalau ada yang mau beli, bisa datang ke tempat kami, Jalan Sudirman 25 Pekanbaru, samping Ramayana," ujar Idris.
Bisa untuk tiga orang
Tak kena panas terik dan hujan.

Unit yang baru datang ini, lanjutnya, memiliki banderol cuma Rp11 juta. Lebih murah dari model lainnya, yang sebelumnya dibanderol Rp18 juta. Spesifikasi unit yang harga Rp11 juta dengan Rp18 juta tidak jauh beda. Bodinya saja yang agak ramping. Kalau AC dan audio sama semua. Kemudian, unit harga Rp11 juta mesinnya 150cc.City Car ini berkapasitas untuk tiga orang. Tentu, jauh lebih nyaman bepergian dengan City Car ketimbang menggunakan sepeda motor biasa.

Ada dua tipe, versi listrik dan bensin. Wujudnya memang sama. Motor tiga roda ini sudah dibenamkan AC, bisa berjalan mundur, dan dapat mengangkut tiga orang penumpang. Hadir pula sederet fitur menarik lainnya, seperti televisi, radio FM, bluetooth dan USB.

Pancasila

caracari.info Januari 19, 2017
Negara Madani
Pancasila adalah dasar negara. Isinya tidak bertentangan dengan Alquran dan hadist, dan Rasulullah diutus ke dunia untuk mengajak manusia beriman dan memeluk agama Islam, bukan untuk memaksakan Islam. Ketika Islam berkembang dan dijamin kebebasannya untuk beribadah dan menjalankan syariatnya tidak diperlukan mempermasalahkan nama undang-undang yang dipakai di suatu bangsa dan negara yang ada. Karena nama sekedar bungkus, isi lebih penting. Indonesia didirikan oleh para tokoh yang sebagian besar perumusnya adalah ulama. Dengan riyadlohnya memandang tepat Indonesia berpegang kepada model negara madinah seperti di zaman Rasulullah. Sehingga isinya tercermin dalam Pancasila dengan ruh AlQuran yang dimasukkan ke dalamnya.

Berikut diantara penjabaran AlQuran ke dalam lima sila:
1. Sila kesatu, Ketuhanan Yang Maha Esa.
  • Surah Al-Maa-idah 73: “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa”
  • Surat Al Ikhlas1: "Katakanlah, Dialah Allah, Yang Maha Esa
2. Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab.
  • Surat An Nisa 135. Terjemahannya yaitu : “Wahai orang-orang yang beriman. Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Mahateliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan.
  • Surah Alhujuraat 11: “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.“
  • Surah Al-Maa-idah 2:  “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”
  • Surah Al-Insaan 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. “
3. Sila ketiga, Persatuan Indonesia (Kebangsaan).
  • Surat Al Hujurat ayat 13: “Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.”
  • Surah Alhujuraat 9: “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”
  • Surah Alhujuraat 10: “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.“
  • Surah Annisaa’ 59: “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (AlQur’an) dan Rasul (Sunahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.“
4. Sila keempat, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
  • Surat As Syuro 38: "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Rabb-nya, dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rejeki, yang Kami berikan kepada mereka."
  • Surah Almujaadilah11: “Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.”
  • Surah Almujaadilah 9: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.”
  • Surat Ali Imran ayat 159: “Maka disebabkan rahmat dari Allahlah, engkau bersikap  lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras, niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (Tertentu). Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.”
5. sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
  • Surat An Nahl ayat 90: "Sesungguhnya Allah menyuruh (Manusia) berlaku adil dan berbuat kebaikan, memberi (Sedekah) kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu (manusia), agar kamu dapat mengambil pelajaran."
  • Surah Annahl 71: “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “
  • Surah Al-Imran180: “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.  Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. “
  • Surah Al-Furqaan 67: “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. “
    Surah Al-Hadiid 11: “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak, “
  • Surah Adz-dzaariyaat 19: “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. “
  • Surah Al-Maa’uun 1, 2 & 3: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. “

Saber Pungli

caracari.info Januari 12, 2017
Stop Pungli
Pemberantasan pungutan liar sangat serius diupayakan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam rapat koordinasi dengan gubernur dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Kamis 20 Oktober 2016, Presiden membicarakan langkah-langkah konkret pemberantasan pungli di semua lapisan pelayanan masyarakat. Pungutan liar yang sudah terlalu lama dibiarkan terjadi mungkin telah menjadi budaya tersendiri dalam pelayanan masyarakat di Indonesia. Tak ingin hal tersebut terus terjadi, Presiden Joko Widodo menegaskan kepada jajarannya di daerah untuk menyelaraskan langkah dengan pemerintah pusat dalam upaya pemberantasan pungli di Indonesia. Pungli ini sudah bertahun-tahun dan kita menganggap itu adalah sebuah hal yang normal, kita permisif terhadap pungli itu. Karena itu saya ajak para gubernur bicarakan langkah kongkret bicara pungutan liar. Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan di pelabuhan, kantor, bahkan di sumah sakit. Hal-hal apapun yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita bersama hilangkan. Dengan keterpaduan itulah kita harapkan operasi pungli ini akan efektif, tegas Presiden.
Jelajah Nusantara

Demi kemajuan bangsa dan negara, mari bersama-sama laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya. Jadikanlah sebagai alat aspirasi rakyat yang disampaikan dengan bahasa, sudut pandang, dan dukungan positif.

SAPU BERSIH PUNGUTAN LIAR

Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat 10110
eMail: lapor@saberpungli.id
Call Center: 0821 1213 1323
SMS : 1193
No Fax: 021-3453085

Mencegah Kerusakan Lebih Utama Dari Mendatangkan Kebaikan

caracari.info Juli 09, 2016
Mengganti hasil perjuangan harta, nyawa dan istikhoroh para ulama' pendahulu berupa Pancasila dan NKRI oleh para orang pintar agama baru faham dari luar negeri yang tidak laku dan menimbulkan kerusakan di negara asalnya untuk digunakan merusak negara kita Indonesia yang damai dan sudah sejalan dengan piagam madinahnya Rasulullah adalah jangan dilakukan
Dari Hudzaifah Radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda;
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca al-Qur’an, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’an dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’an, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”.

Aku (Hudzaifah) bertanya,
“Wahai nabi Allah, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”.
Beliau menjawab, “Penuduhnya”.

Rasulullah bersabda:
“Siapa pun orang yang berkata kepada saudaranya, ‘Wahai kafir’ maka sungguh salah seorang dari keduanya telah kembali dengan kekufuran tersebut, apabila sebagaimana yang dia ucapkan. Namun apabila tidak maka ucapan tersebut akan kembali kepada orang yang mengucapkannya.” (HR Muslim)

AlQuran, UUD dan Pancasila.

caracari.info Maret 13, 2016
Kita jangan nyalahkan Pancasila dan UUDnya. Apalagi menggantinya dengan cara ilegal. Agama sendiri dalam hadis diterangkan tidak ada paksaan, apalagi memaksa suatu negara untuk berundang-undang langsung memakai Alquran dan hadist.
Setelah orde reformasi, kebebasan berpendapat seakan kebablasan. Sehingga ada beberapa kelompok yang mencoba menebarkan pandangannya bahwa dasar negara Indonesia tidaklah hukum Tuhan yang patut diakui dan dijalankan. Padahal antara AlQuran-Hadist, UUD dan Pancasila isinya tidak bertentangan. Alquran dan hadist adalah hukum Islam. Sedangkan Pancasila dan Undang-undang dasar, merupakan kesepakatan bersama suatu bangsa dan rakyat di negara Indonesia. Dan tidak level dipertentangkan diantaranya


KUHP adalah peninggalan hukum kolonial. Makanya bisa direvisi sesuai hukum Islam. Jika kita menghendaki, berjuanglah disana, jangan bikin runyam NKRI yang sudah tenang, enak menuntut ilmu, nyaman beribadah, mengapa harus ikut-ikutan perang bunuh-bunuhan memperebutkan politik seperti di Timur Tengah. Mengapa dulu Indonesia memakai KUHP bukan Qonun seperti nama perundang-undangan di Aceh atau nama lain selain KUHP? Coba lihat lagi sejarah awal kemerdekaan Indonesia kenapa dan mengapa itu terjadi.

Jika mendengar dan terobsesi Arab Saudi (Sekedar contoh saja, atau ganti dengan negara lain jika ingin) yang berasaskan Alquran itu benar, namun jangan salah paham dengan alur pola pikirnya.
Kita benar soal pedoman hidup alquran, tapi salah jika setiap pedoman hidup bernama selain quran itu harus musnah. Hanya soal nama atau bungkus jangan dibesar-besarkan. Kalau kita suka nasi dan kelaparan, dibungkus daun pisang atau tupperware tidak usah dimasalahkan. Jangan menyiksa diri mempersoalkan bungkus. Kalau lapar, ya makan saja.

Di negara Islam atau manapun, misalnya Arab yang sering jadi rujukan berdasar Quran Hadis itu juga punya peraturan selain Alquran, dan bukan berarti itu membuat peraturan hukum lain selain Alquran. Karena syariah tidak secara khusus membahas pelaksanaan urusan pemerintahan.
Di Saudi Arabia sendiri, dimulai dengan Raja Abdul Aziz, telah banyak mengundangkan peraturan berkaitan dengan fungsi pemerintah.

Pada awal tahun 1992, Raja Fahd menjadi raja Saudi Arabia pertama yang mengkompilasi peraturan ke dalam satu dokumen yang disebut Nizham Al-Hukm Al-Asasi Tahun 1412 H/1992 M sebagai The Basic Law of Government atau hukum dasar pemerintahan.
Jika di Indonesia dikenal dengan hukum dasar yaitu batang tubuh UUD 1945. Nizham Al-Hukm Al-Asasi tidak dapat dikatakan sebagai UU yang ditetapkan berdasarkan kontrak atau perjanjian antara raja dengan rakyat (Verdrag constitutie atau factum) Karena sesungguhnya tidak ada kontrak sosial antara Raja Fahd dengan rakyatnya yang berisi penetapan hak-hak rakyat dan pembatasan kekuasaan absolut raja sehingga lahir prinsip-prinsip monarkhi konstitusional.

Indonesia sudah enak, ada hukum yang dirasa tidak baik bisa direvisi. Kita jangan nyalahkan Pancasila dan UUDnya. Apalagi menggantinya dengan cara ilegal. Agama sendiri dalam hadis diterangkan tidak ada paksaan, apalagi memaksa suatu negara untuk berundang-undang langsung memakai Alquran dan hadist.
KH. Turaichan Adjhuri kota Kudus berkata: "Ojo gumunan, ojo gampang kepincut, kabeh perkoro kudu diukur nganggo mizanus syar'i"

~ Damailah negeriku, dukung Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan biarkan dibuat runyam atas nama agama tetapi sebenarnya dimanfaatkan untuk kekuasaan kelompok tertentu. La ikroha fiddin.Wassalam, dan terima kasih.

Islam Ya Islam

caracari.info Agustus 04, 2015
Cinta Islam Nusantara
Islam ya Islam. Air ya air. Gelas ya gelas. AIR GELAS dengan GELAS AIR juga tidak sama. Istilah Islam nusantara  tidak ada yang perlu diributkan. Karena tidak ada yang salah dikeduanya.

Air di gelas, air di baskom dengan air di teko juga beda. Berbeda cara akulturasi dan asimilasinya.
Dan sangat manis dan cuantik sekali, Islam masuk ke nusantara sukses dengan akulturasi dan asimilasi itu.

Belakangan ini, masyarakat Indonesia begitu sensitif. Cuman berbeda istilah sudah emosi, berbeda bungkus sudah saling caci. Diskusi maunya merasa paling Islami. Sehingga air akan kembali sebagai air. Gelas tetap gelas, baskom tetap baskom. Kompor tetap kompor. Air akan selalu menjadi air meskipun dimasukkan ke wadah yang berbeda nama. Islam akan tetap menjadi Islam walau merasuk ke seluruh nusantara. Dan terus belajar dari guru yang tepat akan membuat kita semakin bijak bersikap. 👥👤

Islam Kok Nusantara.

caracari.info Juli 19, 2015

Islam Nusantara

    وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ--- آل عمران/١٥٩
Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu
Terlalu panjang orasi yang kudengar saat khutbah Idul Fitri mengatakan Islam nusantara adalah bagian dari begundal setan.

Apapun keterangan panjang lebar tentang ajaran Islam yang selama ini kita dengar kemudian yang baru-baru saja belakangan, intinya bagi kita, biarlah Islam Indonesia ala nusantara tidak ala arabika, ala amerika dan jangan sampai ala kadarnya. Sejuk, aman, damai, harmonis, madani. Ibadah tenang, bernegara nyaman, menikmati alam.

Jangan terprofokasi oleh proklamator yang punya kepentingannya sendiri memanfaatkan semangat yang membara untuk membakar Indonesia. Terbukti Islam nusantara ala Indonesia telah berabad-abad datang tanpa konflik, proses asimilasi yang tidak akan ditemukan oleh dakwah garis keras di timur tengah. Biarkanlah Indonesia demikian. Ini nikmat Allah yang patut kita syukuri. Jangan sampai Islam ala timur tengah menggeser ketentraman Indonesia. Kalau mau eror, erorlah di sana, jangan bawa ke Indonesia tercinta.

Tidak ada paksaan dalam Islam. Sekalipun Anda paksa, Anda tidak akan bisa memberi hidayah. Hidayah itu anugerah dari hati yang indah.

Sedikit-sedikit Bid-ah

caracari.info Juli 06, 2015
Bukanlah hal yang baru jika belakangan ini banyak yang menyuarakan kembali kepada Alquran dan Alhadits. Dengan berbagai argumen seakan ingin meluruskan ajaran-ajaran para wali yang telah berhasil memasukkan syariat di banyak kegiatan budaya lokal. Budaya yang tadinya berisi syirik karena ritualnya salah niat maupun kegiatannya yang tidak dibolehkan dalam Islam menjadi sesuai syariat dan tidak syirik tanpa merasa diusik.

Bintang Papua
Misalnya selamatan 7 hari, tahlilan, kirim doa kepada leluhur, nasi tumpeng, ketupat dan lain-lain selalu dianggap sesat karena ajaran tersebut dianggap ritual agama lain dan diajarkan oleh agama lain berdasarkan ini itu, kitab itu dan ini. Sebenarnya sesuatu yang simpel diperumit sendiri oleh para yunior-yunior yang entah seper berapa ilmunya jika dibandingkan dengan para wali yang sudah jelas berhasil berdakwah di Indonesia sebelum mereka para yunior unjuk gigi. Para Wali berhasil mengislamkan 90% penduduk nusantara, apakah ingin belakangan kemudian para hadirin membid'ahkan 90% tersebut?

Selamatan 7 hari dan lain-lain. Tahlilan, nasi tumpeng, ketupat, yasinan kirim doa termasuk ada dalam hadits Nabi 3 amal yang tidak terputus walau orangnya sudah meninggal yaitu anak sholeh yang mendoakan orang tua. Hadis nabi juga memerintahkan sodakoh dan bersosialisasi. Adapun kitab kungfu ada ajaran seperti itu atau bukan Emang Gue Pikirin? Simpel sajalah dalam berfikir tidak perlu membahas bungkusnya tetapi lihatlah isinya.

Mau ketupat, mau nasi uduk atau nasi tumpeng, mau 7,8,9,10,1000,2000 hari berturut-turut bahkan selamanya melakukan ritual selamatan tidak masalah. Asal isi dari kemasan itu sudah sesuai dengan Alquran Hadist yang belakangan digembar gemborkan untuk kembali di media sosial. 😁😁

Jika ada adat istiadat yang belum sesuai syariat, kitalah yang merangkul dan mengisinya dengan syariat. Dengan merangkul bukan memukul. Karena masalah hati jika sakit akan sulit mendapatkan simpati. Hikmah dan mauidhoh hasanah seperti tradisi bakar batu memakai berlauk Babi diganti bakar batu dengan hewan Kambing. Tradisi adat istiadat lestari, dan ajaran Islam merasuk dengan harmoni.

Kita hanyalah sebutir debu tak berilmu. Salah guru bisa gagu. Jika setuju dengan catatan ini, aku ngguyu. Jika tidak setuju, aku gak nesu. Yang penting kita tetap bersaudara sesama muslim, paling tidak sesama bangsa Indonesia. Lautan ilmu tak bertepi, membuka cakrawala pandang terhadap ilmu itu sendiri.

Hoax Dan Nasionalisme

caracari.info Juli 05, 2015
Perbedaan politik bukan dimaksudkan pula berbeda dalam membangun
Kita membaca banyak propaganda di pesbuk dan banyak media. Ada yang berdasarkan fakta sedang yang lain lebih banyak berdasar kepentingan terselubung, kebencian, opini destruktif dibumbui semangat yang berkobar.

Mereka tak patah arang dan selalu produktif dengan kabar kabari. Sampai para pembacanya muntah kekenyangan oleh sajian pesimisme. Kita rasa perbedaan politik bukan dimaksudkan pula berbeda dalam membangun optimisme. Siapa cinta tanah air terlihat dari tindakan bukan kata-kata.